Karakteristik air limbah perlu kita ketahui untuk dapat mengetahui cara mengatasi limbah cair tersebut. Agar kita dapat mengani air limbah dengan baik ada perlunya kita mengetahui karekteristik air limbah tersebut. Penyebab utama air limbah yaitu pembuaangan limbah yang mengandung zat pencemar. Limbah yang turut andil dalam pencemaran air secara umum yang dapat dikelompokan menjadi limbah domestik, limbah industri dan limbah pertanian. Pencemaran air dapat terjedi secara langsung dari pembuangan/bungan industri atau secara tidak langsung melalui limpasan dari daerah pertanian dan perkotaan.

Karakteristik air limbah dibagi kedalam tiga bagian besar yaitu fisik, kimia dan biologi yaitu :
1. Karakteristik Air Fisik
Karakteristik air limbah ini yang berkaitan dengan estetika karena sifat fisik dapat terlihat dan dapat di identifikasi secara langsung. Karakteristik fisik meliputi :
a. Padatan Total (Total Solid)
Padatan Total adalah padatan total yang tersisa dan terdiri dari bahan padat tak terlarut atau bahan padat terapung serta senyawa-senyawa yang terapung dalam air dan zat tersuspensi (zat yang tidak lolos saringan filter
b. Bau
Bau menggambarkan bahwa adanya petunjuk pembusukan air limbah. Yang menyebabkan adanya bau pada air limbah karena adanya gas terlarut, bahan volatile dan hasil dari pembusukan bahan organik. Dan bau yang ditimbulkan air limbah berupa gas yang dihasilkan dari uraian zat organic seperti hidrogen (H2S). Efek dari bau air limbah jika terpapar secara berkelajutan dapat menyebabkan berkurang nafsu makan, melmahnya pernapasan, mual dan muntah.
c. Temperatur
Temperatur merupakan salah satu parameter yang penting pada air. Temperatur pada air dapat menetukan mikroorganisme dan aktifutasnya. Temperatur yang rendah dapat menurunkan reproduksi dan pertumbuhan mikroorganisme menjadi lambat. Sebgitu juga sebaliknya jika suhu meningkat. Suhu air limbah biasanya lebih tinggi daripada air limbah. Suhu air limbah dipengaruhi oleh kondisi udara sekitarnya, air panas dibuang daro sisa pendingin mesin pada rumah tangga dan industri. Suhu air limbah biasanya 13-24 OC
d. Warna
Karateristik air limbah yang sangat mencolok yaitu air nya berwarna yang disebabkan zat organik dan alga
e. Kekeruhan
Kekeruhan disebabkan oleh adanya koloid, zat organic, jasad renik, lumpur, tanah liat, dan benda terapung yang tidak mengendap.
2. Karakteristik Kimia
Zat kimia dapat merugikan lingkungan dan dapat menghabiskan oksigen serta akan menimbulkan bau. Karakteristik kimia meliputi :
a. Zat Organik
Air limbah mengandung kurang lebih 75% Suspended Solid (Solid) dari padatan yang dapat disaring dalam bentuk zat organik. Zat organik terdiri dari karbon, hydrogen, oksigen, dan nitrogen.
- Protein
Protein mengandung karbon dan merupakan penyebab utama terjadinya bau karena ada proses pembusukan dan penguraian.
- Minyak dan Lemak
Lemak merupakan senyawa organik yang stabil. Minyak jika terdapat pada limbah cair bisa merugikan karena dapat menghambat akatifitas mikroorganisme untuk pengolahan limbah.
- Karbohidrat
Menganduk hydrogen, karbon dan oksigen.
- Pestisida
Pestisida bersifat toxic dan dapat menyebabkan kotaminasi pada aliran air.
- Deterjen
Deterjen dapat menimbulkan buih dan berada diatas permukaan berupa gelembung pada bak aerasi pada pengolahan air limbah.
Untuk pengukuran zat organic dapat dilakukan dalam bentuk pengukuran Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biological Oxygen Demand (BOD)
- Chemical Oxygen Demand (COD)
COD adalah indikator yang digunakan untuk mengetahui jumlah oksigen yang dibutuhkan senyawa kimia untuk mengurai zak organik didalam air.
Umumnya nilai COD lebih besar dari BOD karena dalam zat organic yang dapat dioksidasi secara kimia dibandingkan oksidasi biologi. Semakin tinggi nilai COD dalam air limbah maka semakin tinggi juga pencemarannya. Hanya perlu waktu 3 jam dalam pengetesan COD.
- Biological Oxygen Demand (BOD)
BOD adalah indikator yang digunakan untuk mengetahui jumlah oksigen yang dibutuhkan mikroorganisme untuk mengurai zat organic didalam air. Pengukuran BOD perlu waktu yang lama yaitu sekitas 5 hari
b. Zat Anorganik
- pH
pH yang baik adalah kadar pH yang dapat memungkinkan kehiduoan mikroorganime berjalan baik. pH yang baik pada air limbah yaitu pH 7
- Alkalinitas
- Logam
- Gas
3. Karakteristik Biologi
a. Bakteri
Bakteri Eschericia Coli atau yang lebih dikenal dengan E-Coli merupakan indikator polutan pada air limbah
b. Jamur
c. Alga

Dapat memberikan gangguan pada air seperti bau dan rasa yang tidak diinginkan.
Kami perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan air limbah, jika anda ingin konsultasi pengenai pengolahan air limbah atau mencari alat/produk yang berhubungan dengan pengolahan air limbah bisa menghubungi WA admin kami